Sunday, January 12, 2020

,

Tutorial Ansible Part 1: Pengertian, Instalasi dan Peggunaan Ansible


Pengertian

Ansible adalah penyedia perangkat lunak yang dikembangkan oleh RedHat, dimana Ansible bisa digunakan untuk mencatat setiap proses penyebaran atau konfigurasi yang bisa dilakukan berulang-ulang ke beberapa server sekaligus. 

Contoh kalian punya 10 server linux, kalian akan melakukan update dan memasang apache2 misalkan. Mungkin cuma hal yang sederhana, tapi jika dilakukan berulang-ulang untuk mengurus 10 server tersebut pasti akan sangat lama. 

Dengan menggunakan Ansible, kalian dapat mengurus server secara mudah dan terstruktur. Selain itu dapat menghemat waktu kalian untuk menjalankan perintah yang sama terhadap target server yang dituju.


Instalasi dan Penggunaan

Untuk pemasangan Ansible, kalian dapat menginstallnya dengan menggunakan perintah 

sudo apt install ansible

"note: OS yang saya pakai adalah Ubuntu"

Untuk mencoba Ansible, kalian harus mempunyai minimal 2 server real atau virtual.

Yang pertama dilakukan yaitu buatlah folder Ansible-test dan didalamnya isikan file hosts.txt. Setelah itu buka file hosts.txt dengan perintah nano dan isikan dengan format seperti dibawah

(hostname target) ansible_hosts=(alamat ip target) ansible_connection=ssh ansible_user=(nama user target) ansible_ssh_pass=(password ssh target)



Setelah selesai, coba lakukan ping test dengan cara ketik perintah 

ansible (hostname target) -m ping -i hosts.txt


Jika yang muncul adalah peringatan untuk menginstall paket sshpass, seperti pada gambar dibawah 
install paket sshpass kemudian lakukan ping test lagi

Kalau muncul perigatan kembali, seperti gambar dibawah
Masalah ini bisa diatasi dengan melakukan ssh ke target server atau dengan cara menonaktifkan fitur host_key_checking di dalam file /etc/ansible/ansible.cfg

Setelah itu lakukan pingtest lagi.

Kalau berhasil maka akan mendapatkan balasan "pong" dari target server, seperti pada gambar
Itu merupakan contoh untuk melakukan pengecekan koneksi antara controller dengan target server dengan perintah ping.

Untuk menambahkan target, tinggal edit file hosts.txt dan tambahkan informasi sesuai dengan target dengan format sama.
Melakukan ping test bisa secara bersamaan dengan menggunakan perintah 

ansible all -m ping -i hosts.txt



Tutorial diatas saya tulis dari pengalaman saya sendiri pada saat belajar tentang Ansible. Masalah yang dihadapi pada saat pertama kali belajar mungkin berbeda. 

0 Comments:

Post a Comment