Monday, January 20, 2020

Outline Menurut Saya


Pertama kali saya disuruh pak boss untuk mempelajari tentang Outline, yang ada di pikiran saya adalah Outline yang ada pada pelajaran desain grafis saya pada saat kelas 10. Tapi setelah saya diberikan referensi bacaan tentang Outline, saya menjadi sedikit mengerti. Dan ternyata sangat jauh berbeda dengan apa yang saya pikirkan.

Setelah membaca beberapa referensi. Menurut saya, Outline merupakan sebuah rencana berbentuk daftar yang digunakan untuk membuat karya tulis menjadi lebih mudah dan terstruktur. 

Saya disuruh pak boss untuk membuat Outline tentang rencana belajar Ansible. Sebelum membuat Outline tentang itu, saya tidak tahu apa yang selanjutnya akan saya pelajari setelah selesai dengan materi sebelumnya. Setelah membuatnya saya sudah tidak terlalu bingung tentang itu dan saya mempunyai target untuk mempelajarinya. 

Outline yang saya buat itu juga bisa digunakan sebagai Outline buku, karena tidak jauh berbeda. Saya memang belum pernah menulis sebuah buku, tapi setidaknya saya dipermudah dengan menggunakan Outline. Menggunakan Outline untuk menulis buku bisa mempermudah dan mempercepat penulisannya, karena sudah mempunyai target dan tidak perlu memikirkan apa yang akan ditulis selanjutnya setelah materi dari bab sebelumnya selesai misalkan.

Boss menyuruh saya membuat Outline agar saya mempunyai target selama saya PKL di Excellent. Yang akan mempermudah saya dalam pembelajaran saya. Dan juga memberikan pengalaman terhadap saya jika merencanakan sesuatu itu penting sebelum melakukan sesuatu.

Kesimpulannya adalah, menggunakan Outline sangatlah penting dalam pembuatan sebuah karya tulis. Jika tidak menggunakannya mungkin akan membutuhkan waktu yang lama dalam proses pembuatan karya tulis tersebut. 

Membuat Outline hanya perlu menentukan apa yang akan ditulis dan dibuat per-bab secara urut dari yang termudah sampai yang tersulit. Dengan mengurutkannya, proses penulisan akan lebih efisien dan memudahkan pembaca untuk memahaminya.

Outline menurut saya bisa disebut juga sebagai daftar isi dari buku yang belum dibuat, jadi setelah buku tersebut selesai, daftar isi dari buku itu merupakan Outline yang digunakan tadi.

Outline pembelajaran sekaligus Outline buku saya:

Judul: Panduan Dasar Ansible


Kata Pengantar

Daftar Isi
Bab 1 Pengenalan Ansible
  1. Pengertian Ansible
  2. Cara Kerja Ansible
  3. Instalasi dan konfigurasi

Bab 2 Ansible Inventory
  1. Pengertian Ansible Inventory
  2. Pembuatan Inventory untuk Ansible
  3. Menggunakan Ansible Untuk Melakukan Tugas Sederhana

Bab 3 YAML
  1. Pengenalan
  2. Mengenal Format YAML
  3. Membuat Playbook Menggunakan YAML

Bab 4 Ansible Playbook
  1. Pengertian
  2. cara penggunaan playbook
  3. Menggunakan Playbook untuk Ansible

Bab 5 Ansible Modules
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Module ke dalam Playbook

Bab 6 Ansible Variable
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Variable ke dalam Playbook

Bab 7 Conditionals
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Conditional ke dalam Playbook

Bab 8 Loops
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Loop ke dalam Playbook

Bab 9 Ansible Roles
  1. Pengertian
  2. Cara Penggunaan


Daftar Referensi
Continue reading Outline Menurut Saya

Friday, January 17, 2020

Hari Ke-10 PKL: Pertama Kali Naik Lift

Hasil gambar untuk lift

Hari ini, Jum'at 17 Januari 2020 merupakan hari kesepuluh sekaligus penutup minggu kedua saya PKL di Excellent.

Saya berangkat jam 7.40. Hari ini saya menggunakan kaos yang diberikan pak boss Jum'at kemarin, kaos khusus untuk karyawan Excellent, terima kasih pak boss.

Di jalan lalu lintas lumayan lancar walau sangat ramai, tapi tidak sampai macet. Tidak ada kejadian apa-apa di sepanjang jalan. Mungkin karena hari ini hari Jum'at. Banyak orang bilang jika hari Jum'at itu banyak berkahnya. Mungkin saja.

Sampai di kantor sekitar jam tujuh lebih sepuluh menit. Begitu sampai saya sangat terkejut karena kantor masih terkunci semua. Biasanya sudah dibuka dan ada bang Gun yang sedang bersih-bersih. Tidak tahu kenapa dan saya menunggu saja diluar sampai bang Gun datang.

Tidak lama setelah itu bang Gun datang dan langsung membuka kunci pintu. Saya pun langsung masuk dan menunggu di lobby sampai mbak Rahmi datang. Sambil menunggu saya membuka laptop sambil mengecek email. Ada email masuk dari pak boss yang isinya ucapan terima kasih tentang laporan kemarin. Saya langsung menjawab email tersebut.

Selesai mengecek email, karena baterai laptop saya mau habis saya mematikan laptop saya dan menunggu sambil bermain HP. Sudah diperingatkan sama Pak boss untuk menunggu didepan sambil mengecek email atau yang lainnya, tapi laptop saya low dan mbak Rahmi datang. Yang penting saya sudah membalas email dari pak boss.

Mbak Rahmi akhirnya datang dan saya langsung duduk di tempat duduk saya. Karena tidak ada perintah dari pak boss maupun mas Ridwan . Langsung saja saya melanjutkan belajar saya mengenai ansible. Rencana saya hari ini akan mempraktekkan tentang ansible module. 

Ketika sedang belajar, mas Ridwan datang dan menanyakan tentang tugas dari pak boss kemarin. Saya disuruh untuk menanyakan tentang itu ke pak boss, karena saya tidak boleh belajar yang lain dulu sebelum memahami tentang outline. 

Saya langsung bertanya kepada boss lewat telegram. Kata boss saya masih belum nyambung tentang dengan instruksinya, masih menggunakan bahasa teoritis katanya. Dan saya masih akan di briefing katanya, tapi hari ini boss tidak datang karena istrinya sedang sakit dan dirawat di RS Hermina. Dan saya hari ini hanya disuruh untuk melanjutkan belajar tentang ansible. 

Saya langsung mengerjakan apa yang disuruh boss, sampai jam menunjukkan waktunya untuk shalat Jum'at. Sampai selesai shalat jum'at semua karyawan langsung berkumpul untuk makan bersama yang dipimpin oleh mas Ahmad. Menu hari ini adalah tarwud katanya, saya tidak tahu itu makanan apa. Dilihat dari bentuknya sihh ayam bakar. Selesai makan saya langsung melanjutkan belajar ansible. 

sekitar jam 3 saya mulai menulis blog harian saya. Tapi saya diajak untuk menjenguk istri boss yang sedang sakit di RS. Saya pun terpaksa untuk melanjutkan menulis di rumah. 

Rumah sakit Hermina tempat bu boss di rawat tidak terlalu jauh dari kantor, sekitar 3-4km. Saya sangat terkejut ketika sudah sampai di rumah sakit itu. Tempatnya sangat besar. Untuk menuju ke kamar bu boss yang ada di lantai 4 bisa menggunakan lift atau tangga. Hmmm, lift, gimana ya rasanya naik lift. Itu yang ada di pikiran saya saat itu. Saya langsung saja masuk bersama tim yang lain. Dan disitulah saya merasakan bagaimana rasanya naik lift. Pertama lift tidak mau naik karena kelebihan muatan, ada sebagian tim yang keluar. Dan lift pun langsung naik. 

Rasanya sangat aneh pas lift menuju ke atas. Seperti bergerak ke atas tapi ada yang menahan. Apa mungkin karena berat badan saya, atau memang karena itu pertama kali saya naik lift jadi perasaan saya agak aneh. Entah lahh. 

Ketika naik itu saya sambil berpegangan di pegangan yang ada di pinggir. Saya ditanya oleh mas Ridwan kenapa kok bertingkah aneh seperti itu. Saya bilang ini pertama kali saya naik lift. Tim yang lain juga mengatakan bahwa muka saya pucat, mengatakannya sambil tertawa, mungkin karena  tingkah saya yang terlihat  lucu. Saya sedikit malu karena ditertawakan, tapi saya juga ikut tertawa.

Setelah sampai di lantai 4 semua langsung keluar dari lift dan menuju ke kamar bu boss. Ketika di dalam, peristiwa tadi pun menjadi bahan omongan oleh semua orang. "Cuma sampai lantai 4 aja takut apa lagi kalau diajak kunjungan ke kantor besat yang lantainya sampai 30an" kata pak boss. Kami mengobrol sampai jam 6 dan mas Afandi berpamitan ke pak boss dan bu boss. Semua pulang, dan saya pun juga ikut pulang.

Ketika turun juga naik lift. Berbeda pada saat keatas. Lift ke bawah rasanya seperti terjatuh kebawah dan ada yang tertinggal diatas. Hmmm, aneh rasanya.

Itu merupakan pengalaman pertama saya naik lift. Semoga saja naik lift yang kedua kalinya tidak menjadi bahan tertawaan lagi.
Continue reading Hari Ke-10 PKL: Pertama Kali Naik Lift

Thursday, January 16, 2020

Hari kesembilan PKL

Pagi ini Kamis, 16 Januari 2020 saya berangkat jam 6.30. Saya sangat terkejut ketika baru sampai didepan gang yang menuju ke jalan raya. Yaa, macet parah. Saat itu saya mencoba untuk menunggu sampai lancar. Tetapi tidak ada hasilnya, saya kurang lebih hanya berjalan 10m dari gang masuk ke rumah kakak saya. Saya pun memutuskan untuk putar balik dan mencari jalan lain menggunakan maps. Jalan yang diarahkan oleh maps sangat asing bagi saya. Untung saja saya sampai di kantor tepat waktu.

Begitu saya sampai di kantor, saya melihat jam sudah menunjukkan pukul 7.30. 1 jam perjalanan dari rumah sampai kantor. hmmm, 2x lipat dari biasanya. Di dalam kantor sudah ada mas choirul yang menunggu di lobby. Saya masuk langsung mencopot jaket dan menuju ke kamar mandi, karena keringat saya sampai membasahi baju dan helm yang saya kenakan.

Dari kamar mandi saya langsung kebawah dan menunggu di lobby sambil membawa map plastik yang saya gunakan sebagai kipas. Tidak lama saya menunggu karyawan yang lain sudah banyak yang datang. Saya langsung duduk dan mengecek email. Ada email dari pak boss yang baru saja masuk, isinya tentang koreksi pekerjaan saya kemarin. Semua yang saya tulis kemarin ternyata masih salah, dan pak boss hari ini menyuruh saya untuk mempelajarinya kembali dan menulis ulang artikel tentang outline.

Tidak lama setelah itu pak boss di grup telegram juga mengkoreksi artikel harian saya kemarin, masih banyak yang salah, seperti banyak yang typo dan huruf kapitalnya. Saya segera memperbaiki artikel yang kemarin. Setelah selesai saya langsung mulai mencari referensi tentang outline, dari mulai artikel sampai video, semua saya pelajari.

Seharian ini saya hanya mempelajari tentang outline saja. Sampai setelah istirahat saya langsung membuat ulang artikel tentang outline nya. Disini masalah muncul. Pada saat saya menulis artikel, karena itu habis makan siang dan kemarin malam saya tidur terlalu malam, kantuk pun melanda. Saya tidak bisa berkonsentrasi untuk menulis artikel tersebut. Dan akhirnya artikel itu selesai sekitar jam 3. Sangat mengantuk rasanya.

Selesai dengan tugas yang diberikan pak boss, saya langsung membuat artikel harian saya. Kendalanya pun sama, yaitu ngantuk. Kira-kira jam 4 sudah selesai. Setelah itu saya langsung menulis laporan ke boss vavai. Setelah selesai saya langsung beres-beres dan persiapan untuk pulang.

Dua hari ini saya disuruh untuk mempelajari tentang outline.  Saya kira cuma materi yang mudah dipahami dan tidak memakan waktu lama untuk mempelajarinya. Ternyata saya salah besar. Buktinya pak boss sampai menyuruh saya untuk mengulangnya.
Continue reading Hari kesembilan PKL

Pembelajaran Saya Tentang Outline

Outline menurut bahasa berarti kerangka atau garis besar. Jadi menurut saya outline merupakan tahap perencanaan dalam penulisan sebuah karya tulis yang memuat semua garis besar tulisan tersebut dan sudah disusun secara jelas, terstruktur dan teratur. Singkatnya outline bisa disebut sebagai rencana yang kemudian menjadi inti dari suatu karya tulis kalau sudah jadi.

Fungsi utama outline adalah untuk memudahkan pembuatnya. Jika tujuannya untuk membuat karya tulis, buku/laporan/makalah, outline berguna sebagai panduan apa yang harus ditulis terlebih dahulu. Tujuan mengurutkan materi yang akan ditulis adalah untuk mempermudah pembaca untuk memahaminya. 

Hampir sama dengan menggunakannya sebagai acuan untuk menulis, jika outline digunakan untuk mempermudah pembelajaran. Outline bisa digunakan sebagai panduan untuk memprioritaskan mana yang harus dipelajari terlebih dahulu. Memprioritaskan dari yang dasar sampai yang sulit. Tidak mungkin untuk belajar berjalan dulu setelah itu baru belajar untuk merangkak.

Keterkaitan dalam mekanisme belajar/pembuatan karya tulis dengan outline sangat penting. Jika tidak menggunakan outline, proses penulisan karya tulis kemungkinan besar susah untuk dipahami oleh pembaca. Begitu juga dengan proses belajar, jika tidak menggunakan outline kemungkinan besar juga susah dalam memahami materi yang akan dipelajari. Setidaknya dengan menggunakan outline, sudah tahu akan menulis/belajar tentang apa hari ini.

Berikut merupakan outline project saya:

Judul: Panduan Dasar Ansible


Kata Pengantar

Daftar Isi
Bab 1 Pengenalan Ansible
  1. Pengertian Ansible
  2. Cara Kerja Ansible
  3. Instalasi dan konfigurasi

Bab 2 Ansible Inventory
  1. Pengertian Ansible Inventory
  2. Pembuatan Inventory untuk Ansible
  3. Menggunakan Ansible Untuk Melakukan Tugas Sederhana

Bab 3 YAML
  1. Pengenalan
  2. Mengenal Format YAML
  3. Membuat Playbook Menggunakan YAML

Bab 4 Ansible Playbook
  1. Pengertian
  2. cara penggunaan playbook
  3. Menggunakan Playbook untuk Ansible

Bab 5 Ansible Modules
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Module ke dalam Playbook

Bab 6 Ansible Variable
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Variable ke dalam Playbook

Bab 7 Conditionals
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Conditional ke dalam Playbook

Bab 8 Loops
  1. Pengertian
  2. Menggunakan Loop ke dalam Playbook

Bab 9 Ansible Roles
  1. Pengertian
  2. Cara Penggunaan

Daftar Referensi
Continue reading Pembelajaran Saya Tentang Outline

Wednesday, January 15, 2020

Hari Kedelapan PKL

Rabu, 15 Januari 2020 adalah hari kedelapan saya PKL di Excellent. Hari ini saya berangkat dari rumah jam 7.45. Lalu lintas pagi ini lumayan lancar, tidak seperti 2 hari belakangan ini, atau hanya perasaan saya saja yang belum terbiasa dengan lalu lintas di kota, mungkin. 

Saya sampai di kantor kurang lebih jam 7.15, belum ada karyawan yang datang kecuali bang Gun. Tidak tahu bang Gun datang jam berapa, tapi saya belum pernah lebih dulu datang dari bang Gun. 

Begitu datang saya langsung mengecek tempat sampah dan membuangnya kedepan. Setelah itu saya disuruh menunggu didepan. Sambil menunggu saya bermain HP sampai lumayan banyak karyawan yang datang dan saya langsung duduk di tempat duduk saya. Membuka laptop dan mengecek semua media komunikasi saya. Tidak ada yang email masuk dari siapapun dan tidak ada telegram dari karyawan kantor lainnya. 

Kegiatan saya hari ini yaitu mempraktekkan apa yang saya pelajari kemarin, tentang Ansible Module, Ansible Variable, dan Conditionals.

Pertama saya praktek mengenai Ansible Module. Di praktek ini saya mau mencoba untuk memulai dan menghentikan service apache2 di target server menggunakan module service. Saya memulai praktek dengan membuat script YAML untuk melakukan perintah tersebut. Cukup mudah untuk membuatnya. Permasalahan muncul pada saat saya memulai service tersebut.  Untuk memulai atau menghentikan service apache2 user harus menggunakan password autentikasi karena user yang saya gunakan user biasa bukan root. 

Saya mencoba untuk mencari di web bagaimna cara untuk mengubah user biasa setara dengan root. Dan saya menemukan tutorial di salah satu artikel dan saya pun langsung menirunya. Selesai mengubah beberapa file konfigurasi yang saya ikuti dari artikel tersebut saya mencoba terlebih dahulu di target server saya untuk menghentkan service apahce2 nya dengan user yang sudah saya otak-atik tadi. Ternyata masih gagal, saya tidak tahu apa yang salah dari situ. Apakah perlu skript khusus untuk melakukannya lewat controller atau bagaimana. Saya pun masih lanjut mencari tahu jawaban di web.

Permasalahan itu belum selesai, pak boss Vavai lewat grup di telegram menyuruh saya untuk menulis artikel tentang Outline di blog. Pak boss menyuruh untuk mencari tahu pengertian outline, fungsi outline, dan keterkaitan mekanisme belajar/pembuatan buku dengan outline, dan disuruh membuat outline tentang apa yang akan saya pelajari.

Pertama kali saya membaca telegram dari boss, saya bingung pada bagian keterkaitan mekanisme belajar/pembuatan buku dengan outline. Saat itu saya berfikir bahwa saya bisa menemukan jawabannya lewat browsing, lalu saya iyakan saja tugas dari boss tersebut tanpa bertanya tentang apa yang saya bingungkan tadi.

Sebagian tugas dari boss sudah selesai, dan sampailah pada materi yang saya bingungkan tadi. Saya sudah mencari di browser tapi tetap saja saya belum mengerti maksud dari itu. Saya kebingungan sampai istirahat makan siang. Selesai makan siang saya langsung melanjutkan pekerjaan tadi. Kurang lebih satu jam saya berusaha mencari tahu tentang apa yang saya bingungkan tadi, tapi tetap saja tidak ada hasilnya. 

Sudah sangat pusing saya pun akhirnya bertanya kepada mas ridwan. Hari ini mas Ridwan bagian yang keatas. Mas Ridwan sampai turun untuk menemui saya. Dan saya pun di marahi, bukan di marahi, di ingatkan lebih tepatnya. Mas Ridwan mengingatkan untuk jangan malu untuk bertanya, jika pada waktu itu ada sesuatu yang belum begitu mengerti langsung tanyakan saja. Setelah menasehati saya, Mas Ridwan langsung menjelaskan tentang materi yang saya belum mengerti tadi. Sudah agak mengerti saya langsung melanjutkan untuk menulis lagi. 

Selanjutnya saya langsung membuat outline tentang apa yang akan saya pelajari. Cukup mudah menurut saya, karena tinggal menyontek materi kursus online saya, yang sudah tersusun.

Tugas dari pak boss sudah selesai, karena jam sudah menunjukkan pukul 3 sore, langsung saja saya menulis artikel tentang keseharian saya PKL di Excellent. Saya membuatnya agak tergesa-gesa karena biasanya saya membuatnya jam 2 ata 2.30. Untungnya tepat jam 4 sudah selesai artikel saya. 

Saya langsung menulis laporan kepada pak boss tentang apa saja yang saya lakukan seharian ini. Hari ini tidak terlalu banyak kegiatan yang saya lakukan karena terlalu lama dalam pembuatan artikel mengenai outline. 

Sudah selesai semua tugas-tugasnya. Saya langsung beres-beres dan persiapan untuk pulang. Hari ini saya tidak sempat membaca artikel di feedly, hari yang cukup panjang menurut saya.
Continue reading Hari Kedelapan PKL

Pengertian dan Fungsi Outline

Pengertian

Outline sangat penting dalam proses penulisan sebuah buku. Tidak hanya buku pembelajaran, outline juga digunakan dalam penulisan buku fiksi, dan bahkan buku komik. Outline menurut bahasa berarti kerangka atau garis besar. Jadi menurut saya outline merupakan sebuah rencana penulisan yang memuat semua garis besar tulisan tersebut dan sudah disusun secara jelas, terstruktur dan teratur. Singkatnya outline bisa disebut sebagai inti dari suatu tulisan. Contohnya penulisan outline bisa berisi tentang tema, judul, daftar isi, pengantar, BAB, dan sub BAB.

Fungsi

Fungsi dari outline bisa dibilang untuk memudahkan kita dalam menulis. 
  • Dengan membuat outline memudahkan kita dalam pengelolaan susunan tulisan agar lebih teratur dan mudah dipahami pembaca. 
  • Memudahkan kita pada saat penulisan untuk menguraikan setiap permasalahan. 
  • Memudahkan untuk menentukan materi yang penting dan tidak terlalu penting, kita bisa dengan mudah menentukan apa yang harus kita tulis terlebih dahulu dan tulisan bisa mudah dipahami karena sudah diurutkan, mana yang harus dibaca terlebih dahulu. 

Keterkaitan Mekaniseme Belajar/Pembuatan Buku/Laporan Dengan Outline

Keterkaitan antara mekanisme belajar dengan outline bisa dibilang cukup penting. Bayangkan saja ketika kalian ingin pergi ke rumah teman tapi tidak tahu alamatnya dimana, pasti bingung kan. Pada proses belajar juga sama, ketika kalian ingin mempelajari tentang ansible misalkan, tapi kalian tidak tahu apa yang harus dipelajari terlebih dahulu, dan jadinya hanya akan membuat kalian pusing karena tidak punya target. 

Dengan menggunakan outline pada saat belajar, kalian bisa mentargetkan apa yang akan dipelajari hari ini, besok, dan seterusnya. Jadi kalian belajar itu mempunyai target, tidak seperti orang kebingungan yang ingin pergi ke suatu tempat tapi tidak tahu alamatnya.

Pembuatan buku pun kurang lebih sama. Dengan menggunakan outline, kalian dapat mentarget dan mengurutkan apa yang harus ditulis terlebih dahulu. Jika tidak menggunakan outline, mungkin saja pembaca akan kebingungan karena materi yang seharusnya dipelajari di bagian akhir malah ditulis dibagian paling awal materi dimulai.


Berikut merupakan outline pembelajaran saya

Ansible:


Bab 1 Pengenalan Ansible
1. Pengertian Ansible
2. Instalasi dan konfigurasi

Bab 2 Ansible Inventory
1. Pengertian
2. Pembuatan Inventory untuk Ansible
3. Menggunakan Ansible Untuk Melakukan Tugas Sederhana

Bab 3 YAML
1. Pengenalan
2. Mengenal Format YAML
3. Menggunakan YAML untuk ansible

Bab 4 Ansible Playbook
1. Pengertian
2. cara penggunaan playbook
3. Menggunakan Playbook untuk Ansible

Bab 5 Ansible Modules
1. Pengertian
2. Menggunakan Module ke dalam Playbook

Bab 6 Ansible Variable
1. Pengertian
2. Menggunakan Variable ke dalam Playbook

Bab 7 Conditionals
1. Pengertian
2. Menggunakan Conditional ke dalam Playbook

Bab 8 Loops
1. Pengertian
2. Menggunakan Loop ke dalam Playbook

Bab 9 Ansible Roles
1. Pengertian
2. Cara Penggunaan

Terraform:


Bab 1 Pengenalan Terraform
1. Pengertian Terraform
2. Instalasi dan konfigurasi

Bab 2 Terraform Bassic
1. Terraform HCL
2. AWS Setup
3. Terraform Variable Type
4. Software Provisioning
5. Outputting Attributes
6. Remote State

Bab 3 Terraform Bassic bagian: 2
1. Data Sources
2. Templates
3. Modules
4. Terraform Command

Bab 4 Terraform dengan AWS
1. Pengenalan ke VPC
2. EBS Volumes
3. User Data
4. Static IP, EIP, dan Route53
5. RDS
6. IAM
7. IAM Roles
8. Autoscaling
9. Pengenalan ELB
10. ELB di Terraform
11. ALB
12. Elastic Beanstalk

Bab 5 Advance Terraform
1. Pengenalan Interpolation
2. Conditionals
3. Built-in Functions
4. For dan For Each Loops
5. Project Structure di Terraform

Bab 6 Packer
1. Pengenalan Packer
2. Terraform dengan Packer dan Jenkins

Bab 7 Docker di AWS menggunakan ECS dan ECR
1. Pengenalan Docker
2. Membuat Docker Images
3. ECS

Bab 8 Module Development
1. Pengenalan Module Development
2. ECS dan ALB Module

Bab 9 AWS EKS
1. Pengenalan AWS EKS





Continue reading Pengertian dan Fungsi Outline

Tuesday, January 14, 2020

Hari Ketujuh PKL

Hari ini Selasa, 14 Januari 2020 saya berangkat dari rumah agak terlambat dari hari-hari sebelumnya. Saya berangkat kurang lebih jam 6.45. Di perjalanan seperti biasa sangat macet. Apalagi pas sampai penyebrangan rel kereta, hampir setengah jam saya disana terjebak macet. Dan kejadian yang kemarin terulang kembali, tetapi kali ini lebih menegangkan daripada yang kemarin karena saking padatnya kendaraan di situ. 

Sampai di kantor jam 7.30, 45 menit sampai di kantor, biasanya cuma 30 menitan. Sudah lumayan banyak karyawan yang datang. Baru saja masuk saya disuruh untuk membuang sampah ke depan. 

Setelah membuang sampah saya langsung duduk dan membuka email, ternyata ada balasan email dari pak boss yang isinya pesan terima kasih atas laporan kemarin. Terbesit dalam hati kata "tumben", biasanya kan pak boss membalas email saya berisi kritikan tentang tulisan saya. 

Mengecek email sudah selesai, saya lagsung melanjutkan belajar tentang Ansible. Materi hari ini yaitu Ansible Module, Ansible Variable, dan Conditionals. 

Yang pertama Ansible Module. Ansible Module dikategorikan ke dalam berbagai kelompok berdasarkan fungsinya. Contohnya module yang ada di kelompok sistem berisikan perintah yang harus dilakukan pada tingkat sistem seperti memodifikasi pengguna dan grup pada sistem, memodifikasi IP table, konfigurasi firewall pada sistem, dll.

Berikutnya Ansible Variable. Variable di Ansible sama seperti variabel bahasa scripting atau bahasa pemrograman lain yang digunakan untuk menyimpan nilai yang bervariasi dengan item yang berbeda.

Yang terakhir yaitu Conditional. Conditional berfungsi untuk melakukan perintah di playbook berdasarkan kondisi yang sudah ditentukan. Contohnya ketika akan menginstall paket nginx di dua targer server,  distro OS nya berbeda yang satu Debian yang satunya RedHat misalkan. Untuk menginstall paket, Debian menggunakan perintah apt sedangkan untuk RedHat menggunakan perintah yum. Kita tidak perlu menggunakan dua Playbook untuk mengeksekusi perintah tersebut. Tuliskan saja skript yaml untuk melakukan perintah tersebut dan pada bagian terakhir ditambahkan dengan skript when. Itu berfungsi untuk menentukan kondisi apa yang harus dipenuhi ketika akan melakukan perintah yang sudah di tulis. Contoh penulisannya 
Untuk bagian debian when: ansible_os_family == "Debian"
Untuk bagian RedHat when: ansible_os_family == "RedHat"
Gambar contoh penulisan conditional
Hanya itu yang bisa saya jelaskan tentang apa yang saya pelajari hari ini. Saya juga belum melakukan praktek dan belum terlalu memahami materi ini. 

Pukul 11.00 pada saat saya sedang belajar, saya disuruh mbak Rahmi untuk menempelkan materai. Ini pertama kali saya disuruh untuk melakukan pekerjaan itu. Saya berusaha sangat berhati-hati agar tidak sampai terjadi kesalahan. Dan hasilnya pun baik, tidak ada komentar dari mbak Rahmi. Selanjutnya saya disuruh untuk menstempel materai yang sudah saya tempel tadi. Pertama mbak Rahmi menunjukkan bagaimana cara untuk melakukannya, cukup mudah menurut saya. Setelah tugas dari mbak Rahmi selesai, mbak rahmi menyuruh untuk mengembalikan barang-barang yang sudah di pakai ke tempatnya semula, agar rapi katanya. 

Tugas dari mbak Rahmi selesai saya melanjutkan belajarnya. Saya belajar sampai jam 02.00. 

Selesai belajar saya langsung menulis artikel harian saya pada blog. Saya menulis blog pada jam 2 karena saya tidak ingin terburu-buru pada saat menulisnya, dan saya ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Menulis blog sudah selesai, saya lanjutkan dengan menulis laporan di zimbra mail kepada boss Vavai.

Setelah selesai semua, saya segera beres-beres dan persiapan untuk pulang. 

Karena jam masih menunjukkan pukul 4.30, saya membaca-baca artikel yang diberikan mas Ridwan ke saya. Saya membaca artikelnya mbak Fitra Syaharani, menurut saya artikelnya sangat bagus dan ada bagian yang lucu menurut saya. Pak boss di salah satu artikelnya juga merekomendasikan untuk membaca salah satu artikelnya mbak Fitra.

Jam sudah menunjukkan pukul 4.30, itu tandanya waktunya untuk pulang...

Link blog boss Vavai: https://www.vavai.com/
Link blog mbak fitria: https://syaharani.web.id/
Continue reading Hari Ketujuh PKL